HEADPHONE
Video kali ini menceritakan tentang seorang anak muda yang bernama ” Saga” yang juga merupakan anak orang kaya yang baru saja datang ke Jakarta setelah menyelesaikan kuliah nya di Jerman sejak tahun 2004. Saga berpikir bahwa kota Jakarta adalah merupakan tempat yang ramai dan tempat yang dipenuhi tentang kebisingan yang ia pikir hanya akan menambah masalah dalam kehidupan nya. Karena ramai nya kota Jakarta ia mempunyai salah satu cara untuk menghilangkan masalah nya yakni dengan mendengarkan music dengan headphone nya, karena menurut nya music dapat menghilangkan masalah yang ada di hidup nya.
Setelah ia sampai di Bandara Soekarno-Hatta,ia masih saja memakai headphone nya sambil mendengarkan musik yang ia putar sesekali ia bernyanyi karena mendengarkan music yang ia dengar, setelah itu ia mengambil jalur penumpang dan dia pulang dengan menggunakan taksi . Di tengah perjalan, terlihat keramaian yang di penuhi oleh para mahasiswa yang sedang berdemo masalah korupsi,tetapi saga tetap saja terlihat asik dengan lagu yang ia putar, dia sama sekali tidak menghiraukan aksi demo yang dilakukan oleh para mahasiswa yang telah membuat kemacetan .Berbeda dengan supir taxi yang ia tumpangi nya, supir itu sangat kesal dengan kemacetan yang terjadi terlihat supir itu mengoceh tentang unek – unek nya sampai – sampai ia membandingkan Jakarta yang dulu dengan Jakarta yang sekarang selama ia berprofesi sebagai supir taxi, tetapi ia tidak sadar bahwa penumpang nya sama sekali tidak mendengarkan ocehan nya sampai mereka sampai di apartement tempat saga tinggal.
Di sewaktu siang yang cerah ia sedang berjalan menuju rumah pacar nya yang bernama shilla, ia melewati sebuah gang kecil yang terdapat seorang ibu yang sedang berjalan yang d jambret oleh serang pencopet namun saga menghiraukan nya karena ia sedang asik dengan musik yang ia dengarkan melalu headphone nya,sampai ibu tersebut marah marah pada Saga tapi ia tetap diam saja karena dia bingung apa yang di ucapakan oleh ibu tersebut, karena ibu itu terlihat menunjuk ke arah saga.Lalu kejadian itu berlalu begitu saja sampai akhirnya ia sampai di rumah shilla.Lalu Saga pun mengetuk pintu rumah shilla, Shilla yang langsung membukakan pintu pada saat Saga mengetuknya. Shilla sangat terkejut melihat bahawa tamu yang dating adalah Saga, dia sampai menangis karna begitu senangnya dia melihat bahwa Saga kini telah kembali. Pada saat itu Shilla terlihat sangat pucat. Shilla pun mengajak Saga masuk ke kamarnya.
Di kamar, Shilla mengajak Saga makan di luar dan Saga pun mengiyakan. Namun sebelumnya Shilla izin ke kamar mandi terlebih dahulu. Pada saat Shilla meninggalkannya, seperti biasa Saga kembali memakai headphone karena dia tidak mau merasa bosan pada saat menunggu Shilla kembali dari kamar mandi. Namun apa yang terjadi, ternyata Shilla izin ke kamar mandi bukan karena ingin buang air kecil melainkan karena pada saat itu Shilla sedang sakau dan ia ingin menyuntikan obat ke dirinya untuk menghikangkan rasa sakit yang ada pada diri orang yang sedang sakau. Namun naasnya, obat yang tadi disuntikan kebadannya rupanya tidak cukup untuk menghilangkan rasa sakit yang ada pada dirinya. Shilla kesakitan, dia memukul-mukul dan mencoba untuk membuka pintu kamar mandi namun tidak bisa. Dia berteriak-teriak memanggil Saga namun Saga yang pada saat itu sedang memakai headphone tidak mendengar teriakan Shilla. Sudah lama Saga menanti, dia tidak sabar dan akhirnya memutuskan untuk menyusul Shilla di kamar mandi. Namun ternyata, dia mendapati Shilla telah terkapar di kamar mandi dengan mulut menganga dan ada busa yang keluar dari mulut Shilla, Shilla meninggal.
Sejak saat itulah Saga melepaskan headphone dari telinganya.
Komentar : menurut saya film ini bagus karena didalam nya terdapat pesan tersirat bahwa hidup bukan lah pantomime yang hanya bergerak tanpa suara layaknya apa yang dia rasaakn ketika ia menggunakan headphone. Kita hanya bisa melihat apa yang terjadi di lingkungan tanpa mendengar dan tau apa yang tersirat dari dari setiap gerakan yang terjadi.
Kritik : Menurut saya film ini secara kesulurhan sudah sangat bagus hanya, menurut saya pada karakter Saga ia kurang berkespresi yang saya maksud kan lebih kepada akting nya yang belum sempurna.Walaupun begitu menurut saya film ini overall nya sudah bagus.
Saran : Mungkin kepada actor atau aktris nya lebih mendalami karakter nya masing-masing dan juga semoga para pembuat film bisa mengembangkan karya sehingga dapat membuat film yang lebih baik lagi.
TERIMA KASIH